Jumat, 05 Juli 2013

KISAH RAJA DAN HUTAN KEMATIAN

Raja dan Hutan Kematian

Ada cara yang unik dalam pelaksanaan suksesi (pergantian kepemimpinan) raja di sebuah kerajaan. Raja yang digantikan akan menyerahkan jabatannya untuk priode 5 tahun. Setelah lima tahun maka raja yang yang baru itu akan  dilemparkan dalam hutan kematian  yang banyak harimau dan binatang buas lainnya. Aturan ini membuat peserta atau calon raja yang mendaftar hanyalah 3 orang.

Tampillah pemuda yang pertama menjadi raja. Waktu 5 tahun telah ia manfaatkan untuk bersenang – senang dan menikmati fasilitas sebagai raja. Istri – istrinya dipilih yang cantik – canti, makanan mewah dan lezat – lezat dan intan permatapun bertaburan di mana – mana. Tanpa terasa waktu 5 tahun telah habis bagi sang raja. Utusan raja yang pertama beserta algojonya dating menemui Raja. Tanpa bisa berbuat apa – apa raja itu kemudian dibawa ke hutan kematian dan dilemparkan kedalamnya, akhirnya mati menjadi santapan harimau – harimau.

Kemudian tampillah pemuda yang kedu sebagai raja. Ia pun seperti raja sebelumnya,menggunakian masa waktu 5 tahun untuk berfoya – foya dan bahkan dipakai untuk menindas dan memeras rakyat. Raja yang ini jauh lebih zhalim dan boros dalam menghabiskan harta kerajaan. Dan dan waktu 5 tahunpun telah tiba. Ketika dating utusan raja yang pertama dengan algojonya, ia menolak untuk dilemparkan kedalam hutan kematian. Ia menyogok utusan raja dengan setengah harta kerajaan yang di milikinya. Tetapi utusan itu tidak bergeming dengan tawaran raja, raja itu pun diseret tubuhnya dan dilemparkan kedalam hutan kematian. Akhir hidupnya menjadi santapan harimau lapar hutan kematian.

Kemudian tampillah pemuda ketiga menjadi raja. Raja yang ini memiliki cara pandang yang lain dengan raja – raja sebelumnya. Pada tahun pertama masa jabatannya sebagai raja, ia perintahkan penebang kayu dan pawing – pawing binatang untuk membabat hutan kematian dan mengusir binatang – binatang buas yang ada didalamnya.  Tahun kedua dan ketiga raja mengirim para ahli bangunan, tukang – tukang kayu dan arsitek – arsitek ulung unuk mendesain dan membangun istana yang lebih megah dan indah dari istana yang sedang ditempatinya. Tahun ke empat raja itu memerintahkan pemindahan harta benda dari kerajaan yang di tinggali ke kerajaan yang baru di bekas Hutan Kematian.  Dan tahun kelima ia memindahkan permaisuri, pelayan dan seluruh pembantu – pembantunya ke istana barunya itu. Maka setelah masa 5 tahun telah di lewatinya, datanglah utusan raja pertama dengan algojonya. Maka melihat kedatangan mereka si Raja terlihat sangat senag dan buru – buru mengatakan bahwa algojo itu tidak perlu menyeretnya karena ia sendiri yang akan pergi kehutan kematian yang sekarang berubah menjadi Kerajaan Hidayah Seluruh Alam.

Maka belajarlah dari tamsil diatas. Hutan kematian adalah alam kubur. Kerajaan Hidayah Seluruh Alam adalah amal – amal shalih sewaktu di dunia. Algojo – algojo raja adalah malaikat maut dan pemuda ketiga tadi (raja yang keempat) adalah da’I akhir zaman (Karkun kuat yang istikomah).

ALLAH SWT Katakan :
Wahai orang-orang yang beriman jadilah kamu penolong-penolong (agama) Allah sebagaimana Isa putra maryam telah berkata kepada pengikut-pengikutnya yang setia, "Siapakah yang akan menjadi penolong-penolongku (untuk menegakkan agama) Allah ?"Pengiku-pengikutnya yang setia itu berkata,"Kamilah penolong-penolong (agama) Allah,"lalu segolongan dari bani Israil beriman dan segolongan (yang lain)kafir; lalu kami berikan kekuatan kepada orang-orang yang beriman terhadap musuh-musuh mereka, sehingga mereka menjadi orang-orang yang menang. 
(Q.S As-saff : 14)

Nabi SAW Katakan:
Bila Kalian mulai sibuk berjual beli
dan Kalian sibuk di belakang ekor - ekor sapi
dan Kalian rela bersusahpayah di tengah - tengah sawah
dan Kalian Tinggalkan Jihad (Memperjuangkan Agama)
Allah SWT akan timpakan Kehinaan atas Kalian
tidak akan dicabut kehinaan sehingga kalian kembali Memperjuangkan Agama (Hadist)

Ulama Jelsakan :
yang menentukan maju dan mundurnya Agama ini adalah di pengaruhi oleh tiga golongan di atas Pedagang, petani, peternak. dan Dakwah bukan semata - mata tugasnya para Ulama tetapi tugas semua umat Islam.
Allah SWT Berfirman  :
Dengan Menyebut Nama Allah yang Maha Pengasih, Maha Penyayang
"Kalian adalah sebaik-baik umat yang dilahirkan bagi manusia, kalian menyuruh (berbuat) kebaikan dan mencegah kemungkaran, dan kalian beriman kepada Allah". 
Maha Benar Allah dengan Segala Firmannya.
(Q.S Ali Imran [3]:110).
Mari kita renungkan kembali Firman - Firman Allah SWT di dalam Alquran untuk mengambil pelajaran dari kisah - kisah ummat terdahulu yang Allah SWT kabarkan kepada Kita dimana Allah telah Timpakan Kehinaan keatas bani Israil  yang mana mereka ini keturunan Nabi, Keturunan Raja, asbab mereka ini meinggalkan Agama shingga jadilah mereka (Bani Israil) ditindas Oleh Firaun Laknatullah alaih. Nauzubillahi Minzalik

Niat amal dan Sampaikan Insya Allah,
Ulama Katakan:
Tidak ada Korban Tidak akan Paham
Salah Korban akan Salah Paham
Banyak Korban Allah SWT Akan kasih kita banyak Kepahaman Kepada Agama

Mari Tuan - tuan Niat  Luangkan Masa, ambil Bagian dalam Kerja agama Dakwahkan Agama Ke Seluruh Alam Insya Allah?
 

Sumber
Buku TAMSIL Ulama, Abu Aufa Abdilla, S.Pd.
Penerbit : Pustaka Ramadhan.