Jumat, 13 September 2013

MENGHIDPKAN AGAMA UNTK DIRI SENDIRI DAN MENGAJAK UMMAT


PENTINGNYA USAHA ATAS IMAN


Allah SWT telah meletakkan kesuksesan, Kejayaan dan kebahagiaan hidup manusia di dunia dan akhirat hanyalah pada agama yang sempurna. Agama yang sempurna adalah Islam agama yang dibawa oleh Rasululloh SAW.

Jika Allah Subhana wata'ala meletakkan Kesuksesan didalam pangkan dan jabatan maka Fir'aun La'natullah alaih lah manusia yang paling sukses, dan apabila Allah SWT meletakkan kejayaan di dalam harta benda maka Korun La'natulla alaih lah yang paling jaya disepanjang sejarah manusia. Namun,

Allah Subhana Wata'ala Berfirman yang artinya :
Barangsiapa yang dijauhkan dari api neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh dia telah memperoleh kemenangan, dan bukanlah kehidupan dunia melainkan kehidupan yang menipu.” (QS. ‘Ali Imran : 185)

sekarang dapat kita pastikan bahwa Sukses yang sebenarnya adalah ketika kita telah berada didalam Surganya Allah SWT, dan dinyatakan sebagai Ahli surga, Semoga Allah SWT meridhoi kita semua utuk masuk kedalam Sorganya Allah SWT, Aaamin ya Robbal'alamin.

Suadara - saudara yang dimulyaka Allah SWT Makanan Penting bagi kehidupan Manusia. Namun jika makanan terus digunakan maka ianya akan habis, Maka Usaha Atas makanan Lebih Penting lagi

Begitupula halnya dengan Iman  
Jika Iman kita pakai untuk menghadapi kehidupan ini maka Imanpun lama - kelamaan Akan Habis Juga  

Maka Usaha Atas Iman Lebih Penting Lagi
Suadara - saudara yang dimulyaka Allah SWT Iman ini Sangat Berharga Lebih dari segalanya di dunia ini. 

Nabi SAW Katakan : Sekecil – Kecil Iman Maka Allah SWT akan Mengganti dengan Surga. Sekecilnya surga seperti dunia dan Seisinya lipat 10 kali (Al Hadis) .

 
Iman seperti cahaya menerangi sesuai dengan kadar besarannya layaknya listrik apabila nilai arusnya tinggi maka ia akan dapat menerangi rumah kita dan bahkan lingkungan  rumah kita. apa bila ada Iman didalam diri kita maka akan menerangi jiwa kita bahkan apabila iman kita kuat maka kita akan menjadi asbab kebaikan bagi orang lain di sekitar kita. Dengan Iman kita dapat  membentengi diri dari menerjang larangan - larangan Allah SWT. dan dengan Iman pula kita dapat dengan mudah  menyempurnakan amal ibadah kita kepada Allah SWT.

Setiap Waktu kita senantiasa berdoa Kepada Allah SWT Memohon agar kita di berikan petunjuk pada jalan yang Lurus Jalan Orang – orang yang beriman , orang-orang yang telah Allah SWT beri nikmat kepada mereka.
  
Sebagai mana di Firmankan Allah SWT di dalam Alquran Surat Al-Fatihah :

﴾ Al Fatihah:6 ﴿

اهْدِنَا    الصِّرٰطَ    الْمُسْتَقِيمَ  
Tunjukilah kami jalan yang lurus,      

﴾ Al Fatihah:7 ﴿
(yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.         
صِرٰط الَّذِينَ  أَنْعَمْتَ  عَلَيْهِمْ    غَيْرِ   الْمَغْضُوبِ    عَلَيْهِمْ    وَلَا    الضَّآلِّينَ 


Dejelaskan Ulama : Bahwa orang - orang yang dimaksud dalam ayat ini adalah Para Anbiya yaitu 124.000 Nabi dan Rosul Allah, 124.000  Sahabat Nabi SAW (Sahabat R.A) serta Para tabiin, Tabi in wa Tabi it, Para Ulama,Para Suhada, dan Solihin   yang mana mereka ini adalah orang – rang yang telah mengamalkan Agama dengan Sempurna, orang – orang yang taat terhadap perintah Allah Subhana Wata’ala

Jadi jika kita benar – benar ingin berjalan pada jalan yang lurus maka hendaklah kita besunguh – sungguh mengikuti jejak – jejak mereka ini agar Allah Subhana wata'la memberikan Hidayah dan kekuatan kepada kita agar tetap dapat Istikomah dalam menjalankan Amal dan ibadah untuk mendapatkan Redho Allah Subhana wata'la, Aamiin. Insya Allah